Saturday, June 1, 2013

Chasing the event...

Heuheu... berhubung sibuk suribuk nggak jelas, akhirnya ane telat deh apdet status. Plus, dari berbagai event yang pernah ane rekomendasikan di tulisan sebelumnya, akhirnya, tak satupun berhasil ane ikuti, kecuali KNSI 2013 en DEIS 2013. Itupun nggak tanggung-tanggung juauhnya, nyang satu di Lombok, nyang atu lagi di Maleysiee.
Sebenernya nyang DEIS itu "kecelakaan". Ane pikir gabakalan keterima .....wha..ha..ha... Oke lah, kapan-kapan ajalah ane bahas kasus kecelakaan tersebut.
So.. daripada menyesali yang sudah berlalu, mendingan melihat peluang di masa mendatang.. ya ndak..ya ndak...??
Nah.. berikut ini info-info yang berhasil ane kumpulkan untuk seputaran bulan Juni, juli, agustus en september. Tapi mohon maap ya, ane lagi nggak berselara nyari nyang internasional, apalagi internasional dalam negeri. Soale akhir-akhir ini biaya registrasi event internasional dalam negeri makin lama makin mahal aja sehingga menurut itung-itunganku yang super duper matree ini, kayaknya nggak "profitable" laaah..
Oke, daripada ngacapruk gakaruan, mendingan pantengin beberapa event berikut, yang udah ane sort berdasarkan tanggal deadline nya... Sapa tau ada yang bisa dikejar...!!

The 5th National Conference on Information Technology and Electrical Engineering (CITEE 2013), Yogyakarta, Oktober 7-8, 2013
Host  : Universitas Gajah Mada
Deadline : Full paper 3 juni 2013   extended to 17 Juni 2013
Registrasi : IDR 700-850
Reviewer : ada juga list TPC member
Rate : ***** (mosok siiiih ge-je.. wong udah berkali-kali diselenggarakan..mestinye bonafide).

The 5th International Conference on Information Technology and Electrical Engineering (ICITEE 2013), Yogyakarta, Oktober 7-8, 2013
Host : Universitas Gajah Mada
Deadline : Full paper 3 Juni 2013  extended to17 Juni 2013
Registrasi : IDR 1500-2000 (member IEEE), 2000-2500 (non member IEEE)
Reviewer : TPC member
Rate : ***** (plus Index by IEEEXplore)

The 2nd International Conference on Industrial Engineering and Service Science (IESS 2013), Surabaya, 20-22 Agustus 2013
Host : Institut Teknologi 10 Nov Surabaya (ITS)
Deadline : 7 Juni 2013  extended to30 Juni 2013
Registrasi : IDR 2000-2500
Reviewer : Tercantum sebagai komite, kayaknya OK.
Rate : *****

Seminar Nasional dan Expo Teknik Elektro (SNETE 2013), Banda Aceh, 26-27 Agustus 2013
Host : Universita Syiah Kuala Banda Aceh
Registrasi : IDR 400
Deadline : Full paper extend to12 Juni 2013
Reviewer : Nggak ada informasi, resiko bermasalah niih.
Rate : *** (berhubung nggak ada info ttg reviewer)

International Conference on Advanced Computer Science and Information Systems (ICACSIS 2013), Bali, 28-29 September 2013.
Host : Universitas Indonesia
Deadline : Full paper 15 Juni 2013 extended to  30 Juni 2013
Registrasi : IDR 1250 (IEEE Member), IDR 1750 (non member).
Reviewer : OK
Rate : ***** (prosiding taun 2012 terindex di IEEE Xplore database dan SCOPUS)

Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia (Sesindo 2013), Bali 2-4 desember
Host : Institut Teknologi 10 Nov Surabaya (ITS)
Deadline : Abstrak extended to 14 Juli 2013
Registrasi : IDR 800 (early bid), IDR 950 (reguler)
Reviewer : OK
Rate : ***** (Bali euy.. pasti berat di ongkos niih)

The Information Systems International Conference (ISICO 2013), Bali 2-4 Desember 2013.
Host : Institut Teknologi 10 Nov Surabaya (ITS)
Deadline : Abstrak extended to 16 juni 2013
Registrasi : IDR 2500(early bid), IDR 3000 (reguler)
Reviewer : OK
Rate : ***** (muahalll siih, tapi lumayan laah, duit segitu ke Bali kan?? Bukan ke Ciroyom...he..he...)

Seminar Nasional Pengaplikasian Telematika (Sinaptika 2013), Jakarta, 21 September 2013, Kampus Meruya, Mercubuana.
Host : Universitas Mercubuana
Deadline : Full paper 17 Juni 2013
Registrasi : IDR 400-500
Reviewer : OK
Rate : ***** (murah, deket, dan pasti lolos sensor)

The Second International Conference on Engineering and Technology Development (2nd ICETD 2013), Bandar lampung , 28-29 Agustus 2013
Host : Universitas Bandar Lampung
Deadline : Full Paper 20 Juni 2013
Registrasi : IDR 1000-1100
Reviewer : OK
Rate : **** (take your own risk, nggak masup daftar 100 PT, tapi berhubung internationale, kudunya siiih bole-bole azzaa).

The 2013 APMBA International Conference on Management and Business Science (AICMBS 2013). Malang, 5-6 September 2013.
Host : Universitas Brawijaya
Deadline : Abstract 21 Juni 2013
Registrasi : IDR 1750
Reviewer : OK (tercantum sebagai International Committee)
Rate : *****

Digital Information and System Conference (DISC 2013), Bandung, 28 September 2013.
Host : Universitas Kristen Maranatha
Deadline :  Full paper 26 Juni 2013 (early bid), 21 Agustus 2013
Registrasi : IDR 500-600
Reviewer : Baru tercantum sebagian
Rate : ***** (mestinya OK, sudah taun ke-5 dan tiap taun dari kampung kita selalu ada yang ikutan).

South East Asian Association for Institutional Research (SEAAIR) 2013, Yogyakarta, 6-9 Oktober 2013
Host : Universitas Ciputra, Surabaya dan SEAAIR Konsorsium
Deadline : Abstract 29 Juni 2013 25 July 2013
Registrasi : IDR 1800 (diskon 15% before 15 agt 2013)
Reviewer :    nggak ada informasi
Rate : ***** (mosok sih dikasih rating jelek, lha wong ada logonya di kampus kita en tiap taun ada yang ikut, cuma kali ini di ngaYogyakerto...)

Seminar Nasional Matematika dan Aplikasinya, Surabaya, 21 September 2013
Host : Universitas Airlangga
Deadline : Abstrak 30 Juni 2013
Registrasi : IDR 300
Reviewer : gada informasi (bakal gawat niih)
Rate : *** (berhubung nggak mencantumkan reviewer,  khawatir ge-je)

The 2013 Annual International Conference on  Advances Technology   in Telecommunication, Broadcasting, and Satellite (TelSaTech), Le Méridien Jakarta Hotel,  Jakarta, Indonesia, 2- 4 August 2013.
Deadline : Full Paper 30 June 2013
Registration : USD 450-500 (muahaal amaat..!)
Indexed by : Chemical Abstracts,    Elsevier Bibliographic Databases, EI   Compendex,    Scopus,
Rate : ***** (te-o-pe-be-ge-te, cuma sayang.. muahaalll banget..)

Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI 2013), Padang 26-28 September 2013
Host : Universitas Andalas
Deadline : nggak ada
Daftar reviewer : nggak ada
Biaya : idr 500
Rate : ** (sepertinya rada geje, ga ada keterangan duit segitu dapet apa aja, apa dapet prosiding, cd, sertifikat, dlsb. Tapi kalo anda berhasil membujuk panitia memperjelas konten website-nya, lumanyun loooh buat jalan-jalan haratis ke Padang)

The International Conference on Computer, Control, Informatics and its Applications 2013 (IC3INA 2013) Jakarta, Indonesia, November 19th-20th, 2013
Host : LIPI, Jakarta.
Deadline : Full paper 30 Juli 2013
Registrasi : IDR 1200-1500
Reviewer : Scientific Committee (OK)
Rate : ***** (Indexed by IEEEXplore, tapi auk aaah.. gelap..!!)

The 2nd International Conference on Multidiciplinary Research 2013. Banda Aceh, 2-4 October 2013
Host : Universitas Syiah Kuala
Deadline : Abstract 31 Juli 2013
Registrasi : IDR 500-750 (hm, lumayan murah euy..)
Reviewer : OK (tercantum sebagai International Steering Committee)
Rate : *****

Seminar Nasional Teknologi Informasi (SNTI 2013), Jakarta 16 November 2013
Host : Universitas Tarumanagara
Deadline : Full paper 16 Agustus 2013
Registrasi : IDR 400-450
Reviewer : OK
Rate : *****

Konferensi Nasional Informatika (KNIF),  Bandung 28 November 2013
Host : KK Informatika ITB
Deadline : 7 September 2013
Registrasi : IDR 500
Reviewer : Okkkeeeh laaah...
Rate : *****

Seminar Nasional Riset dan Teknologi Terapan (RItekTra 2013), Jakarta 26-27 September 2013.
Host : Universitas Atma Jaya
Deadline : 15 September 2013
Registrasi : IDR 550
Reviewer : ga ada
Rate : *** (nggak ada daftar reviewer, nggak ada alamat kontak, curiga bakal susah ditelusuri). Donlot aja brosurnya.

Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (KNasTIK 2013), Yogyakarta 16 November 2013
Host : Universitas Kristen Duta Wacana
Deadline : 22 September 2013
Registrasi : IDR 450
Reviewer : OK
Rate : *****

Trusss... apa sih the most wanted event yang ane incer taun ini?? Hm.... jujur aja.. kalo andaikan boleh memilih.. ane siih milihnya event ini niih...IIWAS 2013. Cuma sayaang.. juauuh buanget......

Tuesday, March 19, 2013

Prosedur Pengajuan Sponsorship

Postingan kali ini ditujukan buat temen-temen satu kampung yang ingin mengajukan sponsorship pembiayaan seminar. Hal-hal yang harus dipersiapkan sebagai berikut :
Seminar Nasional
  1. Pastikan perguruan tinggi penyelenggara masuk daftar 100 PT.
  2. Pastikan web site panitia penyelenggara bisa diakses dan tampak meyakinkan
  3. Pastikan pada web site tersebut tertera nama-nama dan institusi asal dewan reviewer. Persyaratan mengatakan bahwa untuk seminar nasional minimal ada 5 reviewer yang berasal dari 5 institusi yang berbeda.
  4. Pastikan anda menerima surat penerimaan dalam bentuk formal (bukan berupa email biasa), yang mencantumkan nama anda, judul paper yang diterima dan di bagian bawah surat ada nama atau lebih bagus lagi tanda tangan dan cap panitia penyelenggara. Biasanya surat sejenis ini dilampirkan dalam bentuk file PDF.
Q : Gimana kalo surat penerimaan hanya berupa email?
A : Coba suratin panitia, minta surat acceptance resmi, kasi contoh kalo perlu. Bilang aja administrasi di kampung kita lumayan rewel. Pengalaman yang sudah-sudah mereka biasanya mau menerbitkan special request acceptance letter.
Seminar International di dalam negeri
Sama seperti syarat seminar nasional, kecuali point 1, kalo nggak masup daftar 100PT biasanya kudu rada ngeyel meyakinkan dewan juri..eh.. pihak-pihak terkait. Biasanya kita sodorkan point 3, yaitu komite dan dewan reviewer.
Untuk Point 3, supaya bisa dibiayai, periksa bahwa dewan reviewer harus berasal dari minimal 4 negara yang berbeda. Kalo cuma 2 negara, biasanya dianggap seminar nasional ajah.
Seminar International di luar negeri
Point 1 tidak berlaku, point yang lainnya berlaku semuanya.
Kalo sudah siap semua persyaratan. Silakan donlot contoh-contoh surat berikut (buat donlot, temen-temen kudu login ke email kampus) :
  1. Surat pengajuan sponsorship.
  2. Surat pernyataan bersedia mengembalikan seluruh biaya
Untuk surat yang nomor 2, jangan lupa sertakan materai 6rebu di atas tanda tangan anda. Lengkapi surat-surat di atas, dengan :
  • Print out paper yang akan dikirimkan
  • Print out web site panitia, khususnya yang terkait informasi : daftar nama reviewer, biaya pendaftaran dan info nomor rekening pendaftaran, tanggal daftar paling telat, tanggal penyelenggaraan.
  • Acceptance letter formal dari panitia.
Semua berkas tersebut dikumpulkan dan diserahkan langsung ke ruang P2M yang posisinya pas di atas ruang dosen LB. Kalo waktu pendaftaran mepet, ada baiknya temen-temen rajin-rajin tanya status surat tersebut. Biasanya alurnya sbb :
  1. Direview di P2M, sekitar 1-2 hari, nanti dibuatkan surat pengantar dari P2M (lama waktu review tergantung kelengkapan informasi, dan kedatangan pejabat yang kudu tanda tangan).
  2. Berkas + surat pengantar dari P2M dikirimkan ke rektorat, temen-temen biasanya nanti dapat satu salinan berkas bukti pengiriman pengajuan sponsorship ke rektorat.
  3. Di rektorat, surat diajukan langsung ke pak Rektor. Berdasarkan pengalaman, pak Rektor akan memberikan persetujuan pada kondisi :
    • Kredibilitas penyelenggara sesuai kriteria versi kampus kita.
    • Temen-temen belum pernah mengajukan sponsorship sebelumnya, untuk tahun akademik yang sama (menurut info, kuota temen-temen untuk pengajuan sponsorship adalah 1x seminar nasional dan 1x seminar internasional di satu tahun akademik yang berjalan). Anggarannya masih ada (biasanya anggaran sudah menipis kalo waktunya mendekati bulan April, Mei, Juni).
    • Jumlah yang ikutan di event yang sama sedikit (kalo yang ikutan banyakan, biasanya yang dibiayai maksimum 3-4 orang, jadi tips-nya... jangan ngajakin temen-temen rame-rame ikutan di satu event yang sama).
Kalo semuanya OK, dan kebetulan pak Rektor ada, biasanya 2-3 hari kemudian sudah ada tanggapan persetujuan. Kalo temen-temen ingin cepet, bisa telpon petugas administrasi rektorat untuk menanyakan kabar surat pengajuan temen-temen. "Pak.... surat pengajuan saya yang seminar ke Yogya itu sudah ada berita belum?"
Tindakan temen-temen, tergantung jawaban petugas administrasi, misalnya :

JawabanFollow up
"Oooh.. sudah pak, sudah di ACC dan sudah diteruskan ke keuangan"Segera telpon keuangan, bagian verifikasi, tanyakan bagaimana realisasinya, kapan bisa diambil duit pendaftaran, atau segera serahkan informasi pendaftaran buat dibayarin sama mereka.
"Oooh.. surat yang mana ya pak ? Kita belum terima tuh"Segera telpon administrasi P2M, tanyakan apakah suratnya sudah diproses? Apakah ada syarat yang kurang? Atau ada masalah apa? Atau diserahkan ke siapa di rektoratnya?
"Oooh.. masih di bapak Rektor, pak Rektornya belum kesini..."Tunggu saja, sambil berdoa, mudah-mudahan pak Rektor segera datang, dan mudah-mudahan pengajuan temen-temen segera diterima.

OK, selamat berseminar ya...teman-teman...!! Oh ya.. sekedar info (di posting sebelumnya kelewat).
Untuk SNATI 2013 : Deadline submit paper diundur hingga 30 Maret 2013.
Ada lagi event berikut, sayang untuk dilewatkan : International Conference on ICT for Smart Society 2013, Jakarta 13-14 June 2013. Registrasi IDR 600, submission via EasyChair, Deadline : 25 April 2013

Saturday, February 9, 2013

Update Status Dulu aaah..!!

What is in your mind ?

Pengen cari conference yang bertaraf internasional, terjadi sebelum bulan Juli, deket-deket aja, registrasi murah (<2jeti), dewan reviewer OK, panitia juga nampaknya bereputasi, ada nggak ya?
Jawabnya ...ada... tapi cuma satu.....

My best recommendation :

The 2013 International Conference on Computer Science and Information Technology (CSIT-2013), hosted by Institut Teknologi Nasional (Malang), tapi diselengarakan di Yogyakarta, 16-18 Juni 2013. Registrasi lumayan murah looo, cuma 1.5 jeti sajah (tiga hari brooo... kenyang kan??). Komite-nya OK, konon bakal submitted untuk diindex di DBLP (sejenis kumpulan bibliografi yang diselenggarakan oleh sebuah universitas di Jerman ) dan juga jika anda beruntung, barangkali berkesempatan dipublikasikan di Jurnal-jurnal yang berindex SCOPUS pulak.. lumayan lah.. bayar segitu nggak rugi lhoo.. (beydewey, gw pernah juga sekali-kalinya nongol di DBLP. Jadul siii, tapi lumayan laah... namanya juga nasib-nasiban). Inga...inga.... deadline submission 15 Februari 2013 (extend to 15 March 2013), pake easychair, so jangan sampe telatttt...!!
(rating : *****)

Kalo pengen cari yang deket-deket, terjadi sekitar bulan Juni, registrasi mahal tapi dewan reviewer OK dan bereputasi?? Banyaaak.... Sayangnya, setelah dibrowsing-browsing sana sini, ternyata jumlah seminar/konferensi nasional antara Februari-Juni jumlahnya sedikit sekali. Selain agenda rutin SNATI, tercatat juga yang dekat seperti SeTISI.  Mungkin nanti juga ada informasi tentang SEMNASIF yang biasanya rutin diselenggarakan oleh UPN Veteran di awal Juli. Ni, daftarnya.... kali ini aku urutkan berdasarkan :
1. Biaya pendaftaran
2. Lokasi
3. Deadline submit paper

Bandung

Nah ini beberapa event pilihan gw buat temen-temen nyang rada males berjalan-jalan jauh. Percayalah, beberapa event di Bandung juga nggak kalah bergengsol dibandingkan dengan yang di luar nagreg. Cuma suka kesel juga siiii, bayarnya mahal amaaat.... mestinya ada dispensasi gituuu, apalagi buat partisipan fakir kayak kita-kita ini, nyang ngarepin belas kasian kampus buat ngasi ongkos pendaftaran.

Nyang murmer....

Seminar Teknologi Informasi dan Sistem Informasi (SeTISI) 2013. Bandung, 18 April 2013. Hosted by Universitas Maranatha.  Nampaknya dewan reviewer cukup OK, ada 11 orang dari 4 institusi yang berbeda. Registrasi juga standar, IDR 400 sajah. Deadline paper 14 Februari 2013 (diperpanjang sampe 28 Februari 2013). Gw kasi (rating : *****.   Ikutan nyoook...!!!

Nyang sedeng-sedeng....

BIG STAR (Building International Gateway through Science, Technology, and Art), diselenggarakan oleh POLBAN. Bandung, 28-29 October 2013. Eeeh.. sekarang dah ada websitenya, dah lebih jelas tuuuh.. Ternyata reviewer "londo" nya cuma satu (hm... rada-rada meragukan gitu...). Deadline abstract juga lama amiiir.. 2 Februari 2013 (blum ada info bakal diundur atau gimanaaa gitu.... tapi kalo ngeliat tanggal pelaksanaan, rasaaan lama amat antara dedlen sama tanggal..) Lumayan murmer sih, registrasi cuma 860rebu sajah. Oleh karena itu gw kasi rating : *** sajah (NB, buat temen-temin sekampus, gw kurang recommended niih.. tatut bermasalah sama para sesepuh soal status "international conference" nya).


Nyang agak mahalan...

23rd Pacific Conference of the Regional Science Association International (RSAI) and the 4th Indonesian Regional Science Association (IRSA) Institute. Bandung, 2-4 July. Hosted nampaknya UNPAD dan kawan-kawan. Mestinya sangat bereputasi ni.. diliat dari komite dan penampilan website-nya. Registrasi (untuk negara yang layu sebelum berkembang eh.... masih dalam keadaan berkembang) USD 250 dengan janji ada scholarship (diskon apa gratis yak???) untuk paper dari Indonesia. Deadline abstract 15 Maret 2013. (rating : *****)

Nyang mahal buangettss.....

(rating : ****) -> gw kurangin point-nya, soale mahalll.. percuma deket-deket tapi mahal..(#keluhanorangpelit)

Bogor

Eeeh.. jarang-jarang ada International Conference di Bogor. Untuk event satu ini, sebenernya OK bangetss looo...

The 2012 International Conference on Internet Services Technology and Information Engineering (ISTIE 2013), 11 - 12 May 2013 in  Santika Hotel  Bogor .  Sebenernya event ini tuh keren banget, kalo aja registrasinya nggak muahal-muahal gitu (USD 500). Tapi nampaknya pantes sih mahal, lha wong evennya juga 2 hari,  panitia bereputasi, Index nya juga nggak maen-maen, Elsevier, EI Compendex, Scopus, dlsb.  Plus peluang nembus ke Jurnal lagi. Kalo berhasil nembus, kayaknya duit segitu tuh nggak nyesel deh.. Deadline masih lama looo , diundur sampe 1 Maret 2013.
(rating : ****) ---> pengeeen...! tapi mahal...!!

Jakarta

Lumayan juga, nggak jauh-jauh amat, bisa PP pake travel, ngirit ongkos, tapi kalo soal mahaal jangan ditanya.. pokoke kalo yang ngadain sejenis konsorsium internasional, pastilah biaya registrasinya selangit...!!

WARNING : semua event berikut gw kasi rating : **** dan tidak cocok untuk orang pelit atau fakir anggaran seperti sayah..., soale registrasinya muahal-muahal euy..., berkisar antara USD 400-500!

2 Grup conference kembaran :
samaan dengan
 Truuuss....
samaan dengan :
The 2013 Annual International Conference on  Advances Technology   in Telecommunication, Broadcasting, and Satellite (TelSaTech), Hotel Borobudur  Hotel,  Jakarta, 2- 4 Augustus 2013. Registrasinya mahal banget, USD 450 (tapi 3 hari siih, lumayan ngkali ya segitu...). Deadline 4 March 2013, kirim paper lewat easychair  atau lewat email telsatechconf2013@gmail.com.

Semarang

2013 International Research Conference on Business and Economics (IRCBE), Semarang, 28-30 Juni 2013. Boljug niiih.. why:
  • Sci-com (scientific committee) oke punya (Spain, Rumania, Malaysia, Philippines, Taiwan, de-el-es-be, pokoke heboooh), 
  • Registrasi : USD 200-300 (kalo mau murah, daftar sebelum 1 April), itu buat acara 3 hari loo, termasuk gala(k) dinner 2 malem, lumayaan laah. Oh ya.. dedlen 1 April 2013.
  • Aku blum pernah ke Semarang..
Tapi masalahnya, topiknya nggak nyebut-nyebut IT tuh.. kalo disambung-sambungin boleh ndak ya?? So, gw kasi rating : **** ---> dikhawatirkan ditolak sama si Babeh, khawatir dicurigai jaka sembung.

Yogyakarta

Bagemana kalo ke Yogya aja dek?? Yogya lagi.. yogya lagi.. meski udah beberapa kali (berapa kali coba??? belagu looo, baru 3 kali aja ke Yogya, itu pun cuma selewat-selewat, buru-buru..!!), ndak ada salahnya kita kembali ke Yogya, seperti kata lagu Katon Bagaskara... Lagipula.. selalu ada "good reason" buat ke Yogya. Selain event yang gw tulis di paling atas, sebagai most wanted event, ada juga beberapa event lain yang barangkali sayang untuk dilewatkan.

UII, sebagai salah satu kampus favorite gw, karena kampus ini rajin banget bikin event-event ilmiah, yang setelah gw amat-amati berkali-kali, biasanya lumayan ber"kelas", baik kelas teri maupun kelas kakap, eeh... maksudnya biasanya mereka bisa meng"gaet" reviewer dari kalangan selebritis kampus, bahkan untuk yang internasional, mereka juga berhasil menggaet nama dari berbagai negara.  Cuma sayangnya makin hari biaya seminarnya makin mahal.. Oh.. UII, kenapa mahal siiih???

Contohnya, event berikut :
Trus yang rutin diselenggarakan, makin taun (keliatan) makin meningkat, baik tingkatan partisipan , biaya pendaftaran, tampilan website, kejelimetan peraturan, maupun tingkat kesulitannya..(dendam yaaa... gara-gara taun kemaren ditolak..??)
  • Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI 2013). Yogyakarta 15 Juni 2013. Mestinya rodo istimewa, karena ulang taun yang ke 10. Komite program dari 4 institusi (UI, ITB, UGM, UII), Registrasi IDR 600 (naah kan naek lagi.. taun kemaren cuma gope). Deadline 15 Maret 2013. Rating : ***** ---> kalo ada yang mau ngongkosin, maooo lah kesini lagi..!
Suroboyo

Sekali-sekali ke Suroboyo laaah, cari-cari sambel bu Rudi (yang pasti di rumahnya Pak Rudi yaaa?)  Kali ini semua event di Surabaya diselenggarakan oleh ITS.
  • Smart and Intelligent Technology Application for Distributed Generation System (SITIA 2013), Surabaya, 16 May 2013. Hosted by Dept.Elektro ITS,  Deadline: 18 Februari 2013. Registrasi IDR 550 (termasuk murah loooo!). Oh ya.. paper boleh ditulis pake Bhs Indonesia or English, tapi yang jelas jangan pake boso Jowo.  Meskipun hosted by Dept.Elektro, ada juga tema tentang Information System, Education, dlsb.... Oleh karena very interesting, so gw kasi rating *****  Ayo rek.. ikutan..!! 
  • The 2nd International Conference on Industrial Engineering and Service Science, Surabaya 20-22 Agustus 2013.  Hotel Majapahit Surabaya Hosted by ITS, registrasi IDR 2.5jeti. Komite penyelenggara OK banget, Deadline paper masih lama, 7 Juni 2013. Berpeluang publikasi ke Jurnal, tapi nggak ada keterangan tentang index. Kirim paper lewat easychair.  Rating : **** (masih berasa rada mahaal gitu laaah, tapi sebenernya nggak juga loo, soale duit segitu buat 3 hari)
Bali

Sebenernya dari dalam hati gw, nggak pengen-pengen banget ke Bali. Bukan karena bosen (lha wong aku blum pernah ke Bali kok..), tapi karena alesan berikut :
  • Rata-rata event di Bali itu mahal-mahal, 
  • Konon (katanya) susah cari makanan yang ngepas di hati dan di kantong selama di seputaran Bali,
  • Lokasinya pasti rame banget (lha .. daerah wisata), 
  • Tiketnya pada saat peak time biasanya muahal bangetss, 
  • Nginep juga rada-rada susah, perlu perjuangan (makesudnya cari yang murah tapi enak).
Eeeh...ada yang murah juga lho.. soale organizernya ITS, niih event-nya :

The 7th International Conference on Information & Communication Technology and Systems (ICTS) 2013 (ICTS), The Patra Bali, 15-16 May 2013, Hosted by ITS.  Komite lumayan OK, 4 negara (Jepang, singapura, indonesia, austria). Registrasi juga nggak mahal-mahal amat, antara IDR 800 - 1 jeti. Deadline 11 Maret dan pengiriman paper lewat easychair.  Rating ***** (soale lumayan murah). 

atau yang ini :

Seminar Nasional Sistem Informasi (SESINDO), mestinya "DO" nya itu Indonesia ngkali ya... Event taunan yang diselenggarakan oleh Prodi Sistem Informasi ITS, kali ini mengambil lokasi di Bali, 3-4 Desember 2013.  Biaya registrasi blum ada, deadline paper (abstract) 5 Mei 2013.
Event ini juga barengan dengan Information System International Conference (ISICO-2013). tapi biasanya duitnya 2x lipat yang kelas nasional (perasaan biaya registrasi buat ISICO 2011 tuh 2.5jeti gitu)
Untuk yang kelas mahal-mahal barangkali aja ada temen-temen yang minat.. monggo.. ini beberapa event rekomendasi gw :

Lamunan makin menjauuh.... makin mahaaal (rata-rata registrasi > USD 500), misalnya :

Singapore

2nd International Conference on E-Education & Learning Technologies ( ICEELT 2013 ), Hotel Changi Village, Singapore, May 3-4  2013.  Registration USD 550-650.  Deadline 20 Februari 2013.

Kuala Lumpur

The World congress on Computing and Information Technology (WCIT), merupakan kegiatan borongan yang dilaksanakan di Asia Pacific University of Technology & Innovation (A.P.U), Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 4-6 Maret 2013.  Disini bakal ada 3 conference:
Deadline : semuanya sudah di EXTENDED sampe tanggal 12 February 2013 (udah yang ketiga kali, kayaknya final).
Penyelenggaranya sama, yaitu SDIWC.  Registrasi beda-beda. cek aja ndiri yaaah... kayaknya berkisar antara USD 450-600.

4th International conference on Electrical Engineering and Informatics, 25-25 June, UKM, Kuala Lumpur, Malaysia. Deadline : 15 Februari 2013 (extend to 15 March 2013), Panitia dari ITB + UKM.  Registrasi USD 250-300

International Conference on Communication Software and Networks(ICCSN 2013) will be held during 8-9 June, 2013 in Kuala Lumpur, Malaysia. Hosted by  IACSIT. Deadline 25 Februari 2013.  Registration USD 450. Kirim paper lewat easychair.

Thailand

The International Conference on E-Technologies and Business on the Web (EBW2013)
University of the Thai Chamber of Commerce, Bangkok, Thailand on May 7-9, 2013. Deadline : 10 April 2013.  IEEE Xplore dan berbagai layanan index seperti DBLP, EI, INSPEC, Research Bible, Scirus, Microsoft Academic Research, ResearchGate, dan Google Scholar Database   Reg (non IEE ) USD 620. Kirim paper lewat openconf.

International Conference of Organization Innovation (ICOI), Bangkok  2-4 July , Suan Sunandha Rajabhat University.  Registrasio USD 320, deadline : 29 April 2013

Yang Jauuuuuh bangettttss (muke looo jaoooh!!)

If ada yang tanya.. paling pengen kemana ??  Jujur aja, gw paling pengen ke sini niii ...
atau kesini ??
atau kesini ??
Tapi untuk sementara.... berhentilah bermimpi, segera bangun, beresin paper eloooo, soaleee kalo papernya nggak jadi-jadi.. lhaaa gimana elo bisa submit ke event-event tersebut??

Friday, September 28, 2012

Agenda Oktober - November 2012

Hmm, ternyata alamat blog gw yang terakhir ini lebih laku dibandingkan 2 blog lainnya. Baru beberapa bulan rilis, eeeh, hit nya sudah mencapai 800 an (halaaaah.... segitu aja somse....). Herman juga gw, darimana saja mereka yang tersesat ke blog ini? Plus juga ngeri-ngeri gitu.. takutnya apa-apa yang gw tulis disini malah makin menyesatkan mereka. Dah tau isi blog ini rada-rada dho'if gitu... so, read it with your own risk..(mirip kayak slogan apaa ya?? Oooh iya.. slogan kripik pedes yang deket jembatan itu looo)
Sekedar memenuhi janji, bahwa gw mau update beberapa agenda yang (barangkali) dibutuhkan oleh sesama pengunjung, berikut ini beberapa agenda yang berhasil gw kumpulin, yang kira-kira (menurut gw tentunya) rada realistik, rada membumi dan layak untuk dicoba.

Tuesday, September 25, 2012

It's All About The Mon(k)ey


Tau kan lagu Meja yang berjudul "All 'Bout The Money"? Kira-kira itulah alasan utama kenapa gw koq rajin-rajin banget submit paper sana-sini. Toh, menurut salah satu talkshow tentang wirausaha yang pernah gw hadiri, konon, katanya : 
Tekuni pekerjaan yang kamu senengin dan buat agar orang membayar untuk kesenangan itu... 
Naah kan pas banget tuh, kalo elo hobby nulis (meski nulis yang rada-rada geje ky gw) dan hobby juga jalan-jalan, maka gimana caranya supaya elo nggak harus mengeluarkan dokat buat hobby tersebut, kalo perlu dapet dokat.
Sekarang gw mau berbagi tips, bagemana mendapatkan "sedikit" money dari dua hobby tersebut. Gw bilang "sedikit" ya... menurut ukuran gw sih lumayan laah, nggak tau menurut ukuran orang laen. Suka-suka toooh?? Blog gw ini, ya suka-suka gw laaah.

Saturday, July 21, 2012

New Agenda : Juli - Agustus 2012

Waduuuh, dah lama juga niih nggak update agenda. Makelum, banyak kesibukan ndak jelas dan suka menebar janji-janji palsu, sehingga kerepotan sendiri menepatinya. Ok, buat para pemirsa blog ini (jiiiah.... emang sapa aja pemirsa elooo?), lebih tepat lagi, para pemburu seminar dan sejenisnya, ini dia beberapa event yang (menurut gw looo) cukup menarik buat diikuti, dengan berbagai alesan tentunya. Perhatikan juga rekomendasi rating dan alesan mengapa gw berikan rating seperti itu. Tentunya sistem rating ini versi gw sendiri yaaa.. nggak boleh protes..!!

Sebelum baca list di bawah ini, marilah kita cek dahulu DAFTAR 100 PT yang sering diheboh-hebohkan itu. Daftar ini konon terbit taun 2009, dan ndak bisa "ditelusuri secara online" darimanakah sumbernya. Padahal sekarang dah taun 2012... jadul bangetss yaaa...!! Oh ya.... perkara keabsahan isi daftar ini, diluar tanggung jawab penerbit lhooo.

Tuesday, July 17, 2012

ICID 2011



Ceritanya, pengeen banget ikut event yang satu ini. ICID 2011. Alesan yang paling utama adalah, untuk kelas "International", biaya registrasinya murah banget.  Udah gitu, reputasinya juga tidak perlu diragukan lagi. Reviewernya oke punya, sponsorship juga lumayan, dan yang pasti, duit segitu tuh di hotel pulak. Memang sebenernya, kalo mau mengakui, beberapa kali menghadiri conference yang diselenggarakan oleh UIN, entah Jakarta atau Yogya, keliatannya selalu oke. Salut lah.. mereka bisa menyelenggarakan conference bermutu dengan biaya terjangkau...!!
So, setelah memantapkan niat bahwa kita-kita akan menggunakan kocek sendiri, alias harus seminimalis mungkin, berangkatlah si trio macan ini ke Yogya.  Selaku trip-planner-nya ya Jeng Nila laaah... Berhubung kita akan berangkat bertiga, menurut perhitungan jeng Nila, paling ekonomis ya pake kereta kelas tiga, PP, Bandung-Yogya sekali jalan cuma 60rebu sajah.

Sunday, July 1, 2012

Yogya...yogya...!!

Sambil belajar (lagi) template-template baru dari blogger, plus juga memutuskan untuk mudik kembali, dari tumblr ke blogspot, gw sharing aja ya hasil udar-ider di Yogya kemaren.
Ceritanya, akhirnya tulisan kita-kita (yang super narsis ini), diterima di Semnasif 2012 (setelah ditolak mentah-mentah oleh tim reviewer SNATI 2012, ndak apa-apa.. tidak boleh menyerah dan berputus asa). Itupun diterima dengan sedikit kehebohan alias banyak merepotkan panitia. Pertama, sebenernya dah lewat waktu pengiriman abstrak, tapi kita-kita (seperti biasa) maksa.com. Kayaknya urgent banget buat pergi ke Yogya, gitu loooh..! Kedua, ternyata di web panitia itu mula-mula nggak tercantum nama-nama reviewernya. Waah, gawat nih.. bisa-bisa nggak diongkosin kampus, dianggap seminar abal-abal deh..! So, setelah sedikit memaksa, akhirnya panitia mencantumkan daftar reviewernya.  Ketiga, maksa panitia buat surat "acceptance" khusus untuk kita-kita, soale tuh babeh-babeh yang di kampus nggak percaya kalo cuma berupa "hasil seleksi naskah semnasif 2012". Mana disono dicantumin "no.abstrak", dikiranya kita cuma pinter bikin abstrak doang...!! 

Friday, July 29, 2011

Ganjel yang Menjegal

((((---Psstt... ini cerita lama, ane pindahin dari blog lama yang jablay, diposting Juli 2011))))
Kayaknya gue kapok deh ikut segala macem penelitian, atau kalaupun ikutan, kudu teliti baca kontrak penelitian. Itu lhoo.. kan dulu aku pernah ikutan penelitian yang berjudul "Researh Grant" (RG). Tujuan hibah penelitian ini sih muliaaa banget..!! Meningkatkan kualitas penelitian dosen dan membantu mahasiswa, cenah..!! Tapi tujuan mulia tsb dimataku tidak lebih dari sekedar kesempatan neangan dolar deui..!! Eh.. bukan bermaksud merendahkan looh..! Tapi aku ini emang orang yang bermotivasi 'rendah' dalam melakukan sesuatu.. (laah ngaku kan!!).
So.. aku segera membuat proposal abal-abal yang aku selesaikan SKS (sistem kebut semalam), isinya juga abal-abal, hasil copas sana sini geje gitu lah. Nggak ngarepin dapet sih..!! Cuma meramaikan arena sajah..! Soo.. sungguh herman bin kaget ternyata proposal tsb menang..!! Koq bisa?? Entahlah.. yang jelas aku sih seneng-seneng aja proposal tsb menang (dasar "sendu" --seneng duit--), meskipun jujur aja, aku nggak tau mau ngapain selanjutnya. Lha orang aku ini spesifikasinya cuma ahli mengarang indah koq!! So.. nyaris 5 bulan berlalu, tiba-tiba aku di-sms bahwa penelitian tsb harus sudah mengumpulkan laporan karena mau di-review.. Haaiyaa.. laporan apaan? So aku rancanglah riset abal-abal, memanfaatkan para mhs yang kebetulan ambil mata kuliah sejenis, buat semacam kuisioner nggak jelas dlsb. Dalam waktu 1 minggu, jadilah laporan penelitian tsb. Perlu satu malam bertapa untuk memoles laporan tersebut supaya keliatan bercitarasa ngilmiah..!
Singkat kata, laporan tsb pada hari H jam J tanggal T dipresentasikan di depan para reviewer. Setelah sekitar sejaman menelan pil pahit berupa berbagai cercaan dari para reviewer, akhirnya sidang review tsb selesai sudah..Eeeh.. emang gue pikirin apaa?? Cerewet amat sih..!! Kemudian, untuk progress, aku buat juga laporan yang di-ttd oleh reviewer. Ternyata minta ttd reviewer lebih mudah daripada hadir di sidang review yang penuh dengan cercaan dan hinaan. Setelah beres.. hampir laporan itu aku lempar entah kemana.. Trus.... aku baca baik-baik kontraknya.. eh.. ternyata kerjaan dianggap selesai kalo hasil penelitian itu sudah dipublikasi di jurnal nasional terakreditasi.. Nah loo.. padahal aku nggak mikir sejauh itu.. Kira-kira agustus 2010, tiba-tiba aku diminta ikutan presentasi internal, yang isinya ya presentasi hasil penelitian tsb. Aku herman bin hermin ternyata yang laen-laen tu presentasinya dah dalam bentuk paper, sedangkan aku cuma bermodal power point doang.. Laporan aselinya masih dalam bentuk dokumen 40 halaman. Baru ku tau, ternyata mereka-mereka itu dah pada siap buat kirim ke jurnal.
Setelah diingatkan berkali-kali akhirnya aku usaha juga deh nyari-nyari jurnal yang kira-kira cocok buat artikel tsb. Langkah pertama, tentunya aku melirik jurnal SBM. Dengan asumsi paperku itu lebih banyak "management" daripada IT-nya, maka aku coba mengadu nasib kirim ke jurnal ini. Ternyata.. lamaaa banget nggak ada tanggapan. Menjelang Desember 2010, ada edaran dan ancaman dari sang Eyang, kalo nggak publish juga akhir Desember, kita-kita diancam mbalikin duitnya. Waduuuh.. emang gampang gitu masukin jurnal teh?? Aku bukannya nggak berusaha, tapi berusaha keukeuh-peteukeuh ke satu jurnal doang, berhubung ke jurnal laen gak pede. Ternyata, jurnal yang kuincer ini tak kunjung ada kejelasan. Tiba-tiba mereka bikin halo-halo call for paper lagi sekitar bulan februari 2011. Laah..paper yang sebelumnya gimana mas? Konon menurut isyu, mereka ganti kepengurusan. Yasud.. aku kirimkan lagi ke periode terbaru. Naah.. selagi nunggu jawaban yang tak kunjung tiba, eeeh.. tiba-tiba ada perintah panggilan, bahwa semua orang kudu TTD surat pernyataan, yang isinya, kalo nggak publish juga bulan Juli ini, maka bersedia mengembalikan dokat. Eeiits.. enak aja..!! (seperti kata temenku, elo kalo urusan duit pasti berjuang kan??) Ya iya lah..! Apalagi duitnya dah nggak tau kemana, lha wong dah nyaris 2 taun berlalu gitu..!! Maka aku melakukan riset kecil-kecilan untuk membela diri. Pada hari-H kudu tandatangan surat pernyataan, aku menolak keras..!!
Tolak tandatangan..!!
Tolak Tandatangan..!!
hehehe.. mirip kayak pendemo gitu! Kemudian aku menemui mbah di HRD, menjelaskan semua alasanku, intinya bukan aku nggak usaha looh.. Usaha sih usaha.. cuma emang enggak pool dan super agak lambat, tapi ada penjelasannya lho.. Kenapa siih susah banget publish di Jurnal, soalnya, ternyataaa jurnal yang terakreditasi nasional bidang Informatika itu cuma sedikit, dari hasil browse sana sini cuma nemu 4 jurnal. Itupun yang dua bertajuk internationale. Dari yang dua internationale itu, salah satunya keluaran STEI ITB yang sekali terbit cuma ada 4 artikel, laah kebayang lah.. berapa lama masa antriannya..!! Nah dari sisa yang 2 lagi, satu jurnal malah nggak jelas wujudnya, di web site nya malahan nggak ada berita terbitan terbaru, dlsb. So.. full of doubt..gitu lah..! Jadi kalo eyang maksa-maksa kudu dimuat sebelum Juli.. waah nggak janji lah..! Lagian di kontrak jelas-jelas dinyatakan bahwa "ada bukti pengiriman" bukan bukti penerimaan. Lhaa koq bisa-bisanya menerjemankan bukti pengiriman sebage "bukti bahwa paper sudah dikirim untuk siap dimuat".
Sebage orang yang bertanggung-jawab dan berusaha untuk tidak bau kecut, aku akhirnya menulis surat cintrong kepada sang Eyang, menjelaskan panjang lebar bahwa aku bukannya nggak niat menyelesaikan lhoo.. Niat udah ada, usaha juga udah, cuma hasilnya memang blum pasti.. Tak lama kemudian, eyang pun membalas surat tersebut, yang intinya keukeuh aku harus tandatangan. Cuma.. sambil nolak tandatangan dan mikirin gimana kudu ngejawab ke eyang, aku juga akhirnya berusaha merevisi dikit paperku tsb, nambah bumbu sana sini supaya keliatan agak berbobot, dan mencoba mengirimkannya ke satu-satunya jurnal yang berpeluang.
Naah.. akhirnya usahaku berbuah juga, sekitar Juni kemaren, jurnal ini menyatakan bahwa mereka menerima paper tersebut..!! Alhamdulillah..!! Meskipun revisinya segudang.. dengan semangat aku kerjakan revisi tersebut, tidak lupa aku pamer-pamer juga ke yang suka nagih-nagih.. tuuh.. gue dah usaha kan?? dan udah ada hasilnya kan?? Eeeeh.. ternyata si doi keukeuh minta aku kirimkan bukti bahwa aku sudah merevisi. Okey.. aku selesaikan semua prosedur yang diminta. Aku kirim ke redaksi jurnal tsb, plus minta statemen apakah paper tsb akan dimuat, dan kapan akan dimuatnya. Semua bukti surat-menyurat plus paper before dan after revisi tersebut akhirnya aku sertakan dalam laporan tertulis. Kirim ke semua pihak yang kira-kira minta bukti.
Yeuuh.. meni repot kieu ah..!! Kapok pisan ngilu penelitian jiga kieu mah..!! Tapi usaha memang membuahkan hasil, aku nggak perlu tandatangan surat pernyataan (diiih... males banget deh kalo kudu TTD), dan bisa mencairkan dana sisanya yang sudah tertunda hampir 1.5 taun..! Nggak gede-gede amat sih.. nggak sebanding dengan beban mental yang kudu ditanggung..
Nah.. soal kedua yang mengganjel tuh urusan keterlibatan di semacam kepantiaan. Alkisah, sebage dosen baru, aku di"paksa" terlibat ke semacam kepanitiaan. Trus kita milih gitu.. unit kegiatan mana yang ingin kita ikutin. Pilih-pilih.. eh.. ujung-ujungnya malah aku jadi penanggung jawab salah satu sub unit kegiatan, sebutlah kegiatan X. Kenapa koq malah jadi penanggung jawab? Bukan karena aku kerjanya bagus looh.. malah nyaris nggak kerja apa-apa. Tapi karena penanggung jawab sebelumnya mengundurkan diri, dan di unit tersebut cuma ada 2 orang, dia sama aku, jadilah aku yang ngegantiin. Sebage penanggung jawab, tentunya aku dipantau terus dan dikejar-kejar terus sama laporan. Sejauh ini, aku berhasil membereskan semua laporan yang diminta. Pokoknya mereka minta laporan, ya aku buatin lah..!!
Trus, salah satu sub kegiatan dari sub kegiatan pada kepanitiaan tsb, adalah hibah penelitian "teaching grant" (TG). Juga nggak ngerti banget, kenapa lagi, waktu itu, aku mau-mau aja diajakin ikutan TG, dan proposal yang aku karang ngasal-ngasal tersebut, koq ya menang lagi..! Kayaknya karena nggak ada lagi proposal laen..!! Nah... dalam kegiatan TG ini posisiku bukan sebagai ketua peneliti, tapi cuma anggota. Tapi, kalo diminta ngarang laporan ini itu, ya aku kerjain tuh..! Kalo diminta dateng buat dihujat para reviewer, aku juga lakoni tuh..!! Setelah sekian lama berlalu, bahkan ada sisa dokat yang masih nyangkut, aku nyaris tidak tau sampe mana penyelesaian kontrak TG ini. Lagian aku merasa tidak bertanggung jawab, lha bukan ketuanya kan??
Soo.. alkisah, bulan mei, ada isyu mau dibagiin semacam duit kaget gitu lah... Nilainya ditentukan oleh beberapa parameter. Salah satu parameternya adalah status kegiatan pada kepanitiaan tsb. Eyang bikin edaran, sing sopo-sopo yang belum beres laporannya, akan ditunda dokatnya. Maka, karena aku ini sangat "rendah" motivasinya dalam menyelesaikan pekerjaan, segera aku antisipasi dengan menelpon nona cantik, mohon dicek ulang rekapan laporan, apakah masih ada yang nyelip, nyingcet, dlsb. Si eneng cantik menyatakan bahwa dia udah cek semua dan untuk kegiatan yang jadi tanggung jawab aku, laporan dah rebes semua. Meski sudah diyakinkan oleh eneng cantik, tetap saja aku deg-degan, berhubung taun lalu aku kebablasan sampe-sampe nggak dapet duit kaget ini, gara-gara sistem penilaian kinerja yang nggak karu-karuan tsb (kapan-kapan mau aku bongkar juga nih sistemnya..!). Taun lalu, aku sampe harus menelusuri ke berbagai bagian ruangan, bertanya ke banyak orang, eeeh..nggak taunya jawabannya malah ada di staf-nya eyang.!! Dan eyang cuma bilang.. "knapa kamu baru menghadap sekarang?", trus aku bilang.. emang aku tau gitu?? apa aku dapet atau nggak? Yang tau kan yang dapet.. yang nggak dapet, nggak dapet info juga knapa mereka nggak dapet, berapa point mereka dlsb.. pokoke nggak ada feedback lah.. bahasa kerennya..!
Nggak taunya..kejadian lagi taun ini.. Info bahwa dokat tsb sudah dibagikan, disebarkan melalui kasak-kusuk nggak jelas. Juga info bahwa ternyata dokat jatahku dipending. Segera aku bergerak mencari info, why?? Konon katanya ada laporan yang belum selesai. Laporan mana?? Segera aku klarifikasi ke pihak berwenang.. Tapi.. boro-boro dijawab.. malahan aku merasa dipojokkan dan di"pancing" untuk langsung nanya ke Eyang. Mereka bilang.. "hak itu otoritas eyang", padahal aku cuma tanya.. laporan apa yang belum... sampe berkali-kali surat-suratan berbalas pantun..tak kunjung jua dapat jawaban..!!
Meni geuleuh..!! Mereka cuma bilang "silakan berkunjung ke ruangan kami untuk melihat bukti fisik". Eeeeh..apa susahnya sih tinggal bilang laporan bla-bla-bla blum ada..! Naah aku kan tinggal cari jalan keluarnya. Setelah 4 hari berbalas pantun eh.. berbalas email, juga ditelpon langsung oleh nona manis yang keliatannya merasa bersalah atau takut disalahkan (takut dituduh gara-gara dia dokatku dipending), akhirnya terbongkar juga bahwa ternyata yang dibilang hutangku itu ya kerjaan TG itu..!! Ooooh!! gitu tooh?? Segera aku telpon sang kawan lama.. ternyata memang menurut kawan lama, ada satu berkas yang belum ditandatangan reviewer. Karena, katanya, dia malu minta tandatangan, karena udah kelamaan, dan dulu pernah minta tandatangan trus ilang..!! Beuuu.. knapa gue ikut-ikutan kena dosanya yak?? Knapa nggak ketua timnya aja yang dihukum?? Aneeeh deeeh!! Tapi elo nggak bisa melawan sistem yang dibangun atas persepsi sang perfeksionis tapi nggak realistis tersebut. Soo.. sang perfeksionis tapi nggak realistis tsb, malah seperti yang "menantang" supaya aku langsung nanya ke Eyang. Tentulah aku jawab.. oke.. aku akan tanya, setelah semua bukti-bukti dikumpulkan. Yang nggak sopannya, ternyata emailku ke si doski tersebut diforward ke eyang, tanpa sepengetahuanku. Untunglah di email-email tsb aku selalu berlaku sopan dan tidak sombong..he..he.. sehingga aku kaget setengah mati pas dapet jawaban eyang....(yang untungnya positif). Beu.. tau rasa juga tuh orang, mungkin makesute ngaduin aku ke eyang.. ndak taunya respon dari eyang nggak negatif, alias wajar aja aku nanya-nanya hal tsb. Tapi, si perferksionis sombong dan tidak realistis tersebut tidak dapat dibantah, keukeuh aja dia merasa benar tidak menjawab langsung email-emailku, keukeuh aja dia merasa bahwa aku tidak berhak komplen atas sikapnya yang tidak responsif tersebut (eleh ku anak buahna.. yang bela-belain abis pulsa nelpon aku untuk menjelaskan!!).
So.. aku nggak akan menghabiskan energi melawan orang seperti itu, kecuali, mengikuti sistemnya. Maka aku mengagendakan waktu untuk membereskan masalah laporan TG tersebut. Dengan berbagai teknik rayuan dan senyuman, aku datangi satu-persatu para reviewer dan tandatangan mereka berhasil aku peroleh pada hari yang sama (kecuali reviewer ketiga yang waktu itu ada di luar kota). Segera aku serahkan berkasnya ke koordinator kegiatan. Deg-degan diperiksa, konon katanya ada yang kurang..? Ooh noo!! aku nggak mau dateng lagi ke reviewer tersebut. Ogah.. males.. malu..dlsb..!! Nih kerjaan taun 2009-2010, masak minta tandatangan taun 2011. Untunglah akhirnya, berkat kerjasama, pedekate dan bantuan sang koordinator, akhirnya berkas tersebut dianggap lengkap. Kagok nyemplung, segera juga aku bikin laporan tertulis lagi ke eyang..!!
Siniin duit gua..!! Eiitss.. bukannya aku nggak bersyukur lho..! Syukur Alhamdulillah dapet duit segitu. Cuma proses dapetnya itu looh.. kok suka bikin pegel hati..!! Kalo nggak inget-inget di duit tsb ada hak anak-anakku, rasanya dah males aja mau berjuang.. Apalagi ngebayangin muka mereka yang pada jutek-jutek tersebut. Ternyata di tempatku ini, kadang-kadang kita merasa menjadi "penjahat" ketika berusaha memperjuangkan hak kita sendiri. Tapi... you have to face the system, follow the system, deeply engaged in the system, before finally you can change it..!! (ceuk sayah ieu mah.. aseli 100%)

Friday, July 1, 2011

Akhirnya... Masalah itu kelar juga..!

((((---Edisi cerita lama, ane pindahin dari blog lama yang jablay, diposting Mei 2011)))) 
Beginilah akhir ceritanya... setelah berbulan-bulan menunggu dan tak kunjung terbit jua prosiding ICMNS 2010 itu, padahal aku kan sudah berhutang, dan sebelumnya juga sudah bermasalah gara-gara kumpulan abstrak yang nggak konsisten nama scientific commitee nya dengan situs web tsb. Akhirnya, pada bulan Mei kemaren aku sempatkan untuk mengambil prosiding tersebut di kantor editornya.
Kata ibu Editor, "Di depan meja ruangan ada daftar nama, tolong ditandatangani di tempat nama ibu..".
Okey.. so aku agak kaget ternyata namaku nggak ada di daftar nama tersebut, yang rupanya mirip seperti daftar isi prosiding. Dengan asumsi "mungkin kelewat", aku buru-buru berlalu karena masih meninggalkan kelas di SBM. Sampe SBM dengan sedikit agak cemas, aku buru-buru masukin CD tsb dan browse isinya.
Eeeeh..eeehh.. kok paperku bener-bener nggak ada ya?? Apa aku salah? Bolak-balik aku searching daftar isi, dan juga dibuka folder satu-persatu, teteup nggak ada.. Waah.. gemanaaa neeeh?? Buru-buru aku SMS ibu Editor. Ibu Editor segera menanggapi dengan menanyakan judul papernya. Aku segera balas. Tak lama kemudian ibu Editor telpon dan meyakinkan bahwa dia yakin banget paper aku ada, cuma nggak tau dimuat dimana? Naaah looo?? Dia berjanji akan memeriksa, apakah mungkin ada di Jurnal (woow.. keren!! Jadi ge-er nih!!), atau nyelip dimana gitu.. Tapi katanya dia yakin banget bahwa paper tersebut ada dan dia pernah mbaca atau ngedit isinya.  So dia minta waktu untuk menyelidiki.
Dengan harap-harap cemas aku menunggu hasil penyelidikan, dengan sedikit ke-ge-er-an aku berharap.. mudah-mudahan nyasar ke Jurnal, meskipun peluangnya tipis. Lha wong paper ge-je gitu koq bisa tembus ke Jurnal siih.. rasanya impossible.
Dua hari kemudian, rasa was-was tersebut berubah jadi sutress, soale si ibu Editor akhirnya, pada hari Jumat yang cerah, dimana kita semua sedang berlibur hari kejepit nasional, tiba-tiba telpon. Beliau menjelaskan bahwa memang paper tersebut kelewat dimuat di prosiding... dan tidak juga dimuat di Jurnal..!! Ooooh No..!! Bagemana bisa? How?? Ternyata, menurut penjelasan beliau, begini:
  1. Terjadi pergantian pengurus editor  atau sejenis kepanitiaan, karena editor yg sebelumnya tiba-tiba cuti hamil. Kemudian pekerjaan diserahkan ke beliau.
  2. Waktu proses serah terima pekerjaan tsb, ibu Editor yang baru tidak menerima paper-ku dari editor sebelumnya.
  3. Ibu Editor baru sudah menyempatkan memeriksa email panitia, ada email dari aku dan email tsb bertanda sudah dibaca, berarti paper tsb sudah pernah di-donlot. Cuma entah kenapa paper tsb kok ketelisut nggak diserahkan ke dia, sehingga tidak dia sertakan di proses editing.
Eaaalaaa!!! Trusss gimanaa dong?? Rasanya pengen nangis deh..!! Aku kan dah dateng, bayar, presentasi, dlsb. Mosok ndak ada di prosiding?? Padahal aku kan dah janji akan menyusulkan prosiding di kampus...Nah, ibu Editor ini baek hati juga..beliau menawarkan beberapa solusi :
  • Mengirimkan paper tersebut ke sebuah jurnal kenalan dia. Nanti dia kirimkan alamat kontak jurnal tersebut. Menurutnya, jurnal ini milik Teknik Lingkungan ITS dan beliau biasa publikasi di Jurnal ini (Tapi mbak... paper ku kan tentang klimatologi, apa bisa?). Katanya.. mungkin bisa, soale rada-rada nyangkut dengan lingkungan (maksa.com deh..!!).
  • "Kalo di luar nagreg.., berdasarkan pengalaman eyke waktu di amrik, untuk kesalahan jenis ini biasanya kita buatkan addendum, so bagemana kalo paper ibu kita masukan dalam addendum?". Aah..? ada gitu?? Berarti paper ku nggak bakalan ada di prosiding-prosiding laen yang dah pada disebarkan ke peserta dong..!! Dia bilang, ya begitu lah.. abis mao gimana lageee?? Trus aku bilang, andai aku setuju ditambahkan pada adendum, apakah panitia bersedia membuat semacam surat keterangan? Katanya.. bersedia..!! Lha iya toooh?? Kalo paperku cuma ada di satu CD, yaitu CD aku aja, dan tidak ada di prosiding cetak punya yang laen, bisa-bisa dikira aku ngebo'ong.
Lamaa banget aku merasa kacau beliau. Ini kepanitiaan kok kacaw suracaw begini ya..?? Nggak nyangka looh.. insitusi sebesar itu panitianya sampe Geje banget spt itu. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Aku lagi mikir-mikir, yasud lah.. kalo perlu aku "dagang" kan saja lagi paper itu ke event laen.. Tapi ntar gimanaa kalo satu saat di browse, ternyata sudah ada di daftar accepted dan ada jadwalnya, lagiaan.. aku kan dah pegang sertifikatnya.. Rasanya nggak fair gitu.
Lhaaa.. aku kan korban, tapi seperti biasa, menjadi korban itu biasanya lebih repot daripada yang mengorbankan..iih teu puguh pisan..!
So, kedua jalan tsb aku tempuh. Pertama, berhubung ibu Editor menepati janji mengirimkan daftar kontak jurnal kenalan dia, maka aku kirimkan juga paperku ke jurnal tsb. Segera aku minta notifikasi. Besoknya aku langsung dapet balesan bahwa untuk terbitan Juli semua artikel sudah mencukupi, jadi kudu tunggu edisi berikutnya, trus paperku rada-rada nggak nyambung sama isu jurnal tsb, trus juga.. edisi Juli itu edisi terakhir terakreditasi, setelah itu belum jelas status akreditasi barunya. Soo kesimpulan.. GATOT!!!
Secara paralel aku juga tanya-tanya ke para rekan lama, termasuk ke astro boy dan kolega lama di kampus. Jawabannya, emang susah cari jurnal terakreditasi dengan isu spt paper ku itu.
So, akhirnya aku tempuh cara kedua, yasud.. pasrah aja.. masupin aja deh ke addendum atau apapun judulnya.. trus buatin deh tuh surat keterangan..kudu ditandatangan oleh ketua panitia lah..!
Setelah menunggu 2 bulan, akhirnya juli kemaren aku berhasil mendapatkan CD yang ada paperku tsb. Bener-bener dinyatakan sebagai addendum.. Konon katanya mau di-upload ke situsnya. Tapi sampe detik ini, aku buka situsnya, nggak ada tuh...
Kesimpulan.. heheee.. rada kapok juga nih ikut event GEJE spt itu. Nama institusi yang besar nggak berarti menjamin bahwa mereka mampu mengorganisir event besar yang dapat mengakomodir peserta yang beragam.

Wednesday, June 1, 2011

Sepikotes Sialan

Tiba-tiba di meja tergeletak surat tugas ikut sepikotes. Sepikotes apaan sih?? Dalam rangka apaan sih? Karena judulnya "Surat Tugas", ya aku manut sajah.
Jam 07.30 aku dah stand by di tempat biro jodoh..eh biro sepikolog tsb. Masih sepiii tau!!! Nggak taunya mereka mulai jam 09.00. Padahal di undangannya ditulis jam 07.30. Napa nggak ditulis jam 05.00 aja sekaliman..!
Jam 09.00 test dimulai, pesertanya buaanyak ternyata...!! Gado-gado lagi. Dari sekulku ada 5 orang, yang laennya ada yang baru ngelamar ke bank, ngelamar jadi sales motor, ngelamar dosen baru, ngelamar pacar....eh.. bahkan ada juga anak berseragam abu-abu, nggak tau mau sepikotes kemana.. Test maraton sampe jam 17.00 nonstop, mulai dari membaca, menulis, menghitung, menggambar, sampe-sampe pengen menangis karena capek, kesel dan jenuh. Apalagi pas ngitung-itung-itung yang bikin aku bete tsb...!! Gw dah nenek-nenek!! Pliss deh ah... dah nggak kukukuku.. ditest kayak gituan.. Mana pikiran gue melayang-layang ke jadwal ngajar yang jadi berantakan. Mestinya siang itu gw ngajar 2 sesi di sekul nun jauh disono. Kepaksa gw sms ngebatalin, padahal ngenganti jadwal di sekul tsb susah nian..!!
Kemudian, selang sebulan kemudian, tiba-tiba di meja ada lagi amplop tertutup. Apaan nih?? Duit kali yak?? Pas dibuka, bujubune...!! Ternyata hasil sepikotes.. Baca...baca...baca.. paragraf pertama penuh dengan kata manis merdu mesra, nah mulai paragraf kedua rada ge-je, paragraf ketiga beuki rieut, paragraf pamungkas yang lebih surprise.. karena paragraf pamungkas berisi kesimpulan yang menyatakan bahwa...aku TIDAK DISARANKAN UNTUK BEKERJA SEBAGAI DOSEN!! Soo.. gawe sebagai naon urang teh?? Mangkaning geus 10 taun jadi dosen!! Apa kudu alih profesi sebagai tukang lotek? Tukang parkir? Cenah, berhubung aku ini tidak teliti, lambat, banyak pekerjaan yang terbengkalai, tidak suka bergaul dengan banyak orang, tidak suka menyatakan pendapat ke orang banyak, dlsb.. Haalaaah..!! Naah, yang bikin aku nepsong lagi ya surat pengantar dari eyang, di bagian depannya yang menyatakan bahwa "Sebaiknya dapat menerima hasil ini dengan lapang dada dan dapat berintrospeksi". Naon sih?? Rasanya aku pengen muaraah banget.. Langsung deh hari itu dan berhari-hari kemudian aku diserang rasa males, lost motivation dan bete. Males gitu looh.. !! Apa gue kudu teriak-teriak ke orang-orang? Apa aku harus membuktikan sesuatu?? Nggak aaah.. !! Aku dah tua.. males ribut.. males koar-koar..
Setelah beberapa hari amarahku rada reda, akhirnya aku putuskan menghadap HRD dulu, pengen tau, kayak apa tanggapan manajemen thd hasil sepikotes tsb. Ternyata, meni geuleuh... kata orang HRD,
"gimana yaa..? kan SK dah terlanjur dibuat? apa ada wacana merevisi SK?"
Apaaa..?? (dengan akting mirip kayak artis sinetron), Jadi elo-elo percaya sama hasil sepikotes tsb?
Trus mereka bilang juga
"apa kemudian nanti ada evaluasi ulang, semacam test lagi, barangkali untuk melihat progress".
Apaaa??? (lagi-lagi dengan tangan dibentangkan dan ekspresi pura-pura kaget mirip kayak akting pemain Cinta Fitri) emang sepikotes itu kayak TOEFL?? kalo nilainya jelek, trus belajar yang rajin, trus jadi ada kemajuan??
Tapi aku ogah bersikap pengecut apalagi bau kecut. Aku langsung menemui sang Eyang, karena dalam suratnya, beliau meminta aku menemui beliau secepatnya. Hasil pertemuan dengan Eyang, meski tidak terlalu menggembirakan, juga tidak terlalu mengecewakan. Intinya, si Eyang tidak menelan mentah-mentah hasil sepikotes tsb, malah balik bertanya, apa aku komit tidak dgn profesi ku tsb. Yaa iya lah.. kan udah bakat!! Bakat ku butuh..!! Meskipun konon menurut Eyang, beberapa point di hasil sepikotes tsb ada benarnya.. (yang mana euy??):
tuh kamu kerjaan blum pada beres
(emang yang laen dah pada beres?? sama aja lah..!!)
tuh kamu sendiri ngaku kurang populer di kampus
(emang gue artis apaah?? kudu ngaku-ngaku ngetop?? apa besok gue bikin poster aja ya biar dikenal di seantero kampus, atau bikin gossip hebbboooh gitu..??)
tuh kamu emang kurang aktif ikut kegiatan ini itu
(laaah.. apa itu berarti karakter gue jelek? apa kalo gue ikut ini itu segala rupa berarti gue ini berkarakter baik?),
aaah.. sebodo..bodo amat lah elo mau ngomong apa..!! Kucing mengeong tikus berlalu..!! Yang penting gue Hepi..!!

Ujian Online

Banyak situs ujian online, tapi, secara pribados, saya paling sering menggunakan Classmarker. Gimana caranya..?? Ok, ada beberapa tahap ...